<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2355">
<titleInfo>
<title>kekuatan sambungan gading dengan rangka dasar pada kapal kayu</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Ir. A. Basuki Widodo, M.Sc.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Pramono Wibowo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>viii, 51 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam Pembuatan kapal kayu diperlukan sambungan kayu yang optimal terutama dalam pembuatan gading-gading kapal kayu. Gading-gading kapal merupakan konstruksi dasar yang berperan untuk menahan sebuah tekanan dari segala arah, khususnya beban tekan dari luar. Penyebab rendahnya kekuatan sambungan pada konstruksi kayu karena terbatasnya luas sambungan dan kayu memiliki kuat geser sejajar serat yang kecil sehingga mudah pecah apabila beberapa alat sambung dipasang berdekatan. Solusi untuk mengatasinya dengan membuat model sambungan kayu gabungan agar luasan sambungan menjadi optimal tanpa mengurangi kekuatan sambungan kayu tersebut. Material yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis kayu kamper (Dryobalanops lanceolata) yang diaplikasikan sebagai gading-gading kapal kayu. Dimana pasak yang digunakan terbuat dari Bambu Petung dan Mur Baut dengan diameter sebesar 10 mm. Berdasarkan hasil pengujian, sambungan dengan pasak dan bracket tengah memiliki nilai gaya pada batas elastis terbaik dengan rata-rata 308,33(kg), pada sambungan pasak dan bracket kombinasi mur dan baut memiliki nilai rata-rata 209(kg) dan sambungan pasak perekat memiliki nilai rata-rata terendah yaitu 111,67(kg). Perekat Epoxy terbukti mampu menahan beban secara maksimal dan memperoleh nilai paling baik, arah serat kayu yang menyimpang dan cacat pada permukaan kayu juga menjadi salah satu yang berpengaruh terhadap kekuatan struktur sambungan.</note>
<subject authority=""><topic>sambungan pasak</topic></subject>
<subject authority=""><topic>gading-gading</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kapal Kayu</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>621.18.14 Pra k</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201002018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>621.18.14 Pra k</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2355</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-06 14:15:50</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-06 14:16:21</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>